Aryos Curigai Ada ‘Pemain’ di Pabrik Semen Laweung, Khairul Laweung Tantang Sebutkan Nama

209

Persaudaraan Laweung Batee (Peulaba) Pidie, angkat bicara terkait statemen pengamat politik dan keamanan Aceh, Aryos Nivada yang menyebutkan ada ‘pemain’ dalam pembangunan pabrik semen di Laweung, Pidie.

“Bung Aryos jangan memperkeruh suasana,” kata Khairul Laweung, salah satu Inisiator Peulaba kepada Serambinews.com, Rabu (25/10/2017).Diberitakan sebelumnya, Aryos Nivada menyebutkan, macetnya pembangunan pabrik semen di Laweung, selain persoalan tanah, ditengarai juga karena ada ‘pemain’ yang berorientasi untuk meraup keuntungan dari investasi PT Semen Indonesia Aceh (SIA).

“Banyak pemain di sana, yang berencana untuk mengambil keuntungan dari pembangunan pabrik semen tersebut,” kata Aryos Nivada seperti diberitakan Serambinews.com, Selasa (24/10/2017).

Statemen Aryos itu dianggap Khairul sebagai statemen yang bisa memantik atau memicu kisruh para pihak dalam proses investasi PT SIA di Laweung.

“Perlu diketahui Aryos, persoalan pabrik semen di Laweung hari ini sedang dicari solusi bijak oleh Pemkab Pidie dan Pemerintah Aceh,” sebutnya.

Mantan aktivis mahasiswa IAIN Ar-Raniry ini juga menjelaskan, persoalan pabrik semen di Laweung dan Batee itu murni persoalan Lahan.

“Statemen Aryos itu bukan memberikan solusi, malah menambah kisruh di masyarakat dengan melemparkan isu macam-macam dan membuat masyarakat saling mencurigai,” katanya.

Khairul dalam keterangannya juga menantang Aryos, jika memang mengaku punya data para ‘pemain’ yang ia sebutkan, maka sebaiknya diungkap ke publik.

“Kalau memang Bung Aryos punya data siapa yang bermain di PT SIA ini, diungkapkan saja supaya jelas dalangnya dan provokatornya,” kata Ketua Demisioner IPPM Muara Tiga Laweung ini.

Khairul berharap kepada seluruh masyarakat jangan mudah terprovokasi, dan mengajak semua elemen untuk sama-sama mencari solusi bijak bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie dan Pemerintah Aceh.

“Agar pabrik semen berdiri masyarakat juga tidak dirugikan, jelas jelas tuntutan masyarakat menyangkut persoalan lahan,” tambahnya.

Menurut Khairul, persoalan pabrik semen memang jelas persoalan pabrik semen.

Makanya, ia menengarai jangan-jangan Aryos berkomentar seperti itu, lantaran ingin mencari panggung dalam polemik pabrik semen.

“Dalam catatan kami dari dulu seluruh sesepuh dan tokoh masyarakat Laweung mendukung pendirian pabrik semen oleh PT SIA dengan catatan semua persoalan menyangkut dengan masyarakat ring satu diselesaikan dengan arif dan bijaksana,” pungkas mantan Sekjend BEMA IAIN Ar-Raniry ini.

SUMBERTribunnews
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.