Kasadar.com, Suka Makmue | Aparatur Gampong di salah satu Kabupaten Nagan Raya merasa kualahan dalam bentuk bantuan, baik berupa sembako maupun bentuk tunai dari Provinsi maupun Kabupaten, Nagan Raya. Minggu, (10/5/2020).

Hal ini dikarenakan sebagian masyarakat merasa ada yang tidak mau menerima keadaan sesuai yang didatakan dilapangan, biarpun demikian sudah dapat bantuan dari penerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT) contohnya, namun tetap Ingin Bantuan Langsung Tunai (BLT) seperti yang akan disalurkan.

Teuku Armansyah,S.Pd.I kepada media mengatakan “Apabila ini tetap dibiarkan terjadi di tengah Warga dan membuat aparatur gampong sebagai pelayan masyarakat jadi kewalahan ‘Phak Asoe’ atau meriang, lebih baik segala bantuan jangan di realisasikan ke Desa-desa, supaya persaudaraan tetap aman, nyaman dan selalu dalam persatuan” unggah nama yang akrap disapa Tgk Tapa ini.

Kecuali khusus Anak yatim, Janda Dan Fakir Miskin Tua. Pungkas Wakil Ketua salah satu Ormas Islam ini melalui pesan Whatshapp kepada media.

Dalam hal demikian sebenarnya sudah sangat akurat penjelasan dari Koordinator PKH Kabupaten Nagan Raya Fathurrahman melalui Media sosial facebook, namun demikian sebagian warga masih juga mengiruhkan suasana keadaan warga yang lainnya. Tutup Tgk Tapa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here