Boat Nelayan Mati Mesin di Tengah Laut Sabang

260

Kasadar.com, Sabang |Boat pancing KM Najwa yang berangkat dari Peulanggahan, Banda Aceh pada Minggu (15/4/2018) malam mengalami insiden mati mesin di tengah laut Sabang, Rabu (18/4/2018) sekitar pukul 2 dini hari.

Boat yang ditumpangi tiga awak itu yakni Wanda (45) asal Sigli sebagai pawang, M Nasir (43) asal Banda Aceh, dan Wahyu (31) Meureudu sempat hilang kontak dan terkatung-katung di lautan selama 15 jam lebih. Akhirnya ditemukan tim Search and Rescue (SAR) Sabang pada pukul 18.00 WIB.

Informasi itu disampaikan Koordinator Pos SAR Sabang, Budi Darmawan kepada awak media malam ini.

Dia mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan dari BPBD Sabang dan RAPI menerima informasi tersebut pada Rabu siang.

“Mereka berada dalam boat yang mati sejak dini hari sampai hampir magrib sebelum kami temukan,” ujarnya, didampingi Kepala BPBD Sabang, Amin.

Budi menceritakan, awalnya posisi boat saat mati mesin berada sekitar 50 mil di laut timur Sabang. Karena mesin benar-benar mati, boat tersebut terus terbawa arus hingga menjauhi Sabang.

“Selama belum bisa berkomunikasi ke darat, mereka mencoba memperbaiki mesin dengan alat seadanya, tapi tidak berhasil,” ujarnya.

Lalu sekitar pukul 14.00 WIB, awak KM Najwa baru bisa menghubungi pemilik boat di Peulanggahan, Banda Aceh.

“Pos SAR Sabang mendapat informasi tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Bersama BPBD Sabang dan RAPI, tim melakukan pencarian ke arah 6 mil di atas Ie Meule dan menemukan mereka sekitar pukul 18.00,” jelasnya

Menurut Budi, saat ditemukan ketiga korban dalam kondisi selamat dan sehat, yang mana di dalam boat juga masih ada stok makanan.

“Lalu kami evakuasi mereka dan disandarkan ke dermaga karantina, hingga akhirnya tiba di Sabang sekitar pukul 20.15 WIB,” ujar Budi, seraya menyebut pihaknya tengah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memulangkan nelayan ke Banda Aceh.

Berdasarkan amatan dan pengakuan tiga nelayan, lanjut Budi, boat mati karena mesinnya terlalu panas sehingga bagian selang pada mesin patah.

SUMBERTrimbun News
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.