Diet Vegan Bisa Picu Batu Ginjal, Seperti yang di Alami Chris Hemsworth

0
241
Kiri: Ilustrasi menu makanan diet vegan. (ilustrasi/unsplash/Anna Pelzer). Kanan: Chris Hemsworth (instagram/@chrishemsworth)

Kasadar.com | Untuk menurunkan berat badan, orang-orang biasanya akan melakukan diet. Salah satu diet yang cukup terkenal dan banyak dilakukan orang-orang adalah diet vegan.

Orang-orang yang melakoni diet jenis ini biasanya hanya mengonsumsi sayuran atau buah, tanpa mengonsumsi daging atau sumber makanan hewani lainnya.

Meskipun diet ini memiliki manfaat sendiri untuk tubuh, kamu harus tau bahwa diet ini juga dapat mengakibatkan penyakit batu ginjal. Seperti halnya yang dialami oleh aktor asal Australia, Liam Hemsworth.

ilustrasi Chris Hemsworth

Aktor yang kini berusia 30 tahun itu mengaku bahwa ia baru saja menjalani operasi pengangkatan batu ginjal. Penyakitnya ini diduga karena pola makan vegan yang dijalaninya.

“Saya berpikir pola makan yang saya jalani sudah sangat sehat. Tapi saya harus kembali mempertimbangkan apa yang saya konsumsi,” ujar Hemsworth yang dilansir dari lama Times of India”.

Lantas apa hubungannya antara diet vegan dengan batu ginjal?

Diet vegan mengharuskan prang untuk banyak mengonsumsi sayuran, yang mungkin banyak mengandung pati atau zat tertentu yang disebut ‘oksalat’. Kandungan ini biasanya dapat ditemukan pada sayuran seperti bayam, kentang, cokelat, dan almond.

ilustasi menu makanan diet vegan

Oksalat biasanya berikatan dengan kalsium dalam tubuh dan selebihnya akan dibuang melalui proses pencernaan. Namun, diet vegan dapat membuat tubuh jadi tidak seimbang, karena ada nutrisi yang tidak masuk ke dalam tubuh.

Kondisi ini dapat menggangu alian oksalat, hingga akhirnya menimbulkan penumpukan kalsium yang menyebabkan batu ginjal.

Dalam sebuah studi yang dilakukan oelh NCBI, diet vegan berkaitan dengan tingginya prevalensi hiperurisemia berat (peningkatan kadar asam urat dalam darah) dan nefrolitiasis (endapan batu ginjal).

Para peneliti dalam studi itu menyebutkan bahwa vegan cenderung memiliki banyak asam urat dalam urin, yang juga menjadi risiko tambahan penyakit batu ginjal.

Terlepas dari ini, terlalu banyak natrium atau kalsium dapat menjadi faktor risiko untuk produksi kristal yang mengarah pada pembentukan batu ginjal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here