Dugaan Korupsi Dana Desa Gampong Sawang Masih Terkendala NHP

247

Kasadar.com, Pidie Jaya |Kasus dugaan korupsi di Gampong Sawang, Pidie Jaya, hingga kini belum bisa dilanjutkan oleh kejaksaan negeri setempat. Pasalnya Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP) yang diaudit inspektorat tidak sesuai format yang dibutuhkan kejaksaan.

“NHP yang dikirim Inspektorat, formatnya tidak sesuai dengan yang kami butuhkan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Abdul Muin.

Abdul Muin menjamin kasus dugaan korupsi di Gampong Sawang tahun anggaran 2016 itu tidak akan terhenti meski terkendala dengan NHP dari inspektorat, walaupun nantinya kerugian negara dikembalikan.

“Walaupun dana kerugian negara dikembalikan, itu tidak menghapus kesalahan, tapi hanya meringankan, dan kasus ini akan terus berlanjut sampai tuntas,” tegasnya.

Salah seorang warga Gampong Sawang, Safuri menilai Inspektorat Pidie Jaya melindungi koruptor dana desa. Kendati pun masyarakat mengetahui adanya kerugian negara akibat korupsi di gampong tersebut, namun inspektorat masih saja tidak mengirimkan NHP sesuai format yang dibutuhkan kejaksaan.

“Kami sudah temui kejari, pihak kejari mengatakan proses kelanjutan kasus dugaan korupsi di gampong kami terkendala NHP tidak sesuai format yang dibutuhkan kejaksaan. Dari ini kami menilai inspektorat melindungi koruptor dana desa, padahal sudah terbukti merugikan negara,” ujar Safuri dengan nada kecewa.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pidie Jaya, Jamian berjanji akan menyempurnakan NHP tersebut sesuai yang dibutuhkan kejaksaan.

“Kami sudah kirim NHP, namun belum sesuai format yang dibutuhkan kejari. Kami akan perbaiki dan sempurnakan sesuai format yang dibutuhkan kejaksaan,” jelasnya.

SUMBERAJNN
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.