Gubernur Tinjau Geothermal Jaboi

211

Kasadar.com, Sabang | Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, meninjau lokasi proyek Geothermal Jaboi Suka Karya di Kota Sabang, Selasa (03/04/2018). Ia datang bersama Chairman Hitay Holding Energy Turki, Mehmet Emin Hitay.

Pengeboran sumur pembangkit panas bumi di Jaboi, dikerjakan oleh PT Sabang Geotermal Energi (SGE). Potensi tersedia di sana diperkirakan mencapai 80 MW. Hingga saat ini, satu sumur telah selesai dan menghasilkan 16 MW energi listrik.

Gubernur Irwandi menjelaskan, bila dimungkinkan, kelebihan listrik yang dihasilkan di Jaboi akan disalurkan lewat jalur kabel laut ke Banda Aceh. Jaraknya diperkirakan sekitar 30 kilometer. Per meter kabel bawah laut tersebut bernilai 1 juta USD. Jika dirupiahkan, secara total, butuh dana Rp.300 miliar (30 juta USD) untuk menyambungkan kabel laut ke Kota Banda Aceh.

“Yang dibutuhkan untuk kota Sabang ke depan sekitar 15 MW. Sisanya bisa dikirimkan lewat kabel laut ke Kota Banda Aceh,” kata Gubernur Irwandi.

Hitay Holding sendiri, merupakan perusahan energi asal Turki yang juga merencanakan untuk menginvestasikan modalnya untuk mengeksplorasi panas bumi di Gunung Geureudong, Bener Meriah. Emin menyebutkan, mereka bakal berinvestasi senilai 1 miliar USD atau setara dengan 13 triliun rupiah.

Hingga saat ini, Hitay Holding masih menunggu hasil tender yang dilakukan di Kementerian ESDM. Selain Hitay, perusahaan energi asal Cina juga mengikuti tender tersebut. Gubernur sendiri berharap, Hitay bisa menang, sehingga bisa segera melakukan pengeboran di Gueureudong.

Selain investasi di bidang energi, Gubernur Irwandi juga membujuk Emin untuk berinvestasi di tiga bidang lainnya: pembangunan infrastruktur, agroindustri dan kepariwisataan.

Gubernur mengajak Emin untuk melihat berbagai potensi yang bisa digarap di Aceh, salah satunya pariwisata di Sabang. Gubernur menjamin, jika investor bakal lebih mudah menjalankan bisnisnya di Sabang. Pasalnya, segala proses perizinan bisa diteken langsung di Sabang.

“Kenapa Sabang? ada kemudahan yang bisa didapatkan oleh investor di sini. Sekarang kan yang buat investor luar susah masuk ke Indonesia ada pada persoalan perizinan,” kata Irwandi.

Kepala BPKS Sabang, Sayid Fadil menyebutkan, saat ini, ada tiga hotel di Sabang yang dimiliki oleh orang luar Indonesia. Ia berharap, Emin bisa ikut serta untuk berinvestasi di kota ujung barat Indonesia itu. [Humas-Aceh]

BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here