Hadapi Sidang Dakwaan, Najib Razak Diancam Hukuman Penjara Maksimal 20 Tahun

156

Kasadar.com, Kuala Lumpur |Najib Razak menjalani sidang dakwaan di pengadilan pada hari ini, Rabu (4/7/2018). Ia dituduh menyelewengkan anggaran dari 1Malaysia Development Berhad atau 1MDB, dana negara yang ia dirikan.

Seperti dikutip dari Channel News Asia, mantan perdana menteri Malaysia ini didakwa dengan tiga tuduhan pelanggaran kriminal dan satu tuduhan penyalahgunaan wewenang sebagai gratifikasi, yang diduga berkaitan dengan dana sebesar 84 juta ringgit Malaysia (US$ 21 juta) dari SRC International, unit yang sebelumnya ada di bawah 1MDB.
Akan tetapi, Najib bersikukuh menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dan menampik semua tuduhan yang dilimpahkan padanya. Hakim menyebut, setiap dakwaan memiliki ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Dakwaan pertama menyebut, Najib Razak melakukan pelanggaran kriminal yang melibatkan sejumlah 27 juta ringgit saat ia menjabat perdana menteri Malaysia, menteri keuangan dan penasihat untuk SRC International. Ia juga dituduh melakukan pelanggaran di AmIslamic Bank di Jalan Raja Chulan antara 24 Desember dan 29 Desember 2014.
Dakwaan kedua menyatakan bahwa ia telah melakukan pelanggaran kriminal atas dana SRC International sebesar 5 juta ringgit saat ia menjadi perdana menteri dan menteri keuangan. Pelanggaran juga dilakukan di AmIslamic Bank, antara 24 Desember dan 29 Desember 2014.

Dakwaan ketiga menyebut, Najib telah melakukan pelanggaran kriminal yang melibatkan 10 juta ringgit antara 10 Februari dan 2 Maret 2015, di tempat yang sama.

Sedangkan dalam dakwaan keempat tertulis, Najib menyalahgunakan posisinya sebagai perdana menteri dan menteri keuangan Malaysia untuk melakukan penyuapan senilai 42 juta ringgit.

Dana ini diklaimnya sebagai jaminan pemerintah untuk pinjaman yang diberikan dari Retirement Fund Incorporated Fund kepada SRC International sebesar 4 miliar ringgit.

Najib Razak juga dituduh melakukan pelanggaran di kantor tempatnya bertugas sebagai perdana menteri, di Putrajaya, sejak 17 Agustus 2011 hingga 8 Februari 2012.

Jika terbukti bersalah, ia akan menghadapi hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda minimal lima kali nilai suap. Jumlah tersebut belum seberapa dibanding nilai total dari skandal mega korupsi 1MDB.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat menegaskan bahwa lebih dari US$ 4,5 miliar disedot dari dana tersebut.

SUMBERliputan6
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here