ICT UIN Gelar Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Data

247

Kasadar.com, Ar-Raniry| Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry melakukan sosialisasi persiapan dan validasi data Emis (Education Management Information System) semester genap tahun ajaran 2017/2018, Kamis, (5/4/2018) di Ruang Multimedia gedung ICT UIN Ar-Raniry.

Kepala Biro AUPK UIN Ar-Raniry, Drs. Junaidi Rasda usai membuka kegiatan tersebut mengatakan, bahwa di era teknologi dan informasi saat ini, data dan informasi merupakan suatu yang penting dalam mendukung perencanaan, tanpa data yang akurat maka perencanaan tidak akan sempurna.

“Data yang diberikan harus akurat dan terus diperbaharui, karena jika data tidak akurat maka perencanaan juga tidak akan sempurna, oleh karena itu data yang diberikan harus sangat akurat,” kata Karo AUPK.

Junaidi menambahkan, data dan informasi juga harus terintegrasi dengan baik, Karen aterkait dengan pelaksanaan di lapangan, dan jika perencanaan dapat dilaksanakan dengan baik 70 persen pelaksanaan akan berjalan dengan baik, sebaliknya jika tidak ditunjang dengan data yang baik maka hasilnya juga jauh dari sempurna.

Junaidi menegaskan, beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pelaporan, antara lain data harus akurat, data juga harus di update sesuai dengan ketentuan dangan proses input yang ekstra hati-hati. “Oleh sebab itu, kami mengharapkan petugas yang diutus untuk mengikuti sosialisasi ini dapat mengikuti dengan serius, sehingga pada saat kembali ke unit masing-masing dapat melaksanakan tugas dengan baik”.

Kepala PTIPD UIN Ar-Raniry, Ghufran Ibnu Yasa, MT, mengatakan secara umum, sebuah perguruan tinggi keagamaan islam negeri ada dua jenis data yang dilapor secara rutin setiap tahunnya, pertama ke PD-Dikti Kemenristekdikti dan data EMIS ke Kementrian Agama.

“Data yang dilapor harus sangat akurat, data tersebut merupakan yang bersumber dari program studi di masing-masing fakultas serta unit atau lembaga yang ada di Lingkungan UIN Ar-Raniry,” ujarnya.

Menurut Ghufran, pelaporan data harus dilakukan dua kali dalam setahun, yakni dilaporkan pada awal semester. Data yang dilapor merupakan data yang berkaitan dengan perkembangan akademik, sumber daya manusia dan manajemen.

Disebutkan, bahwa data yang berkaitan dengan akademik antara lain jumlah mahasiswa, alumni, dosen dan jurnal, terkait dengan SDM, yakni tenaga pengajar, tenaga kependidikan dan beberapa data pendukung lainnya, sementara yang menyangkut dengan asset, juga harus dialporkan seperti kondisi perpustakaan, ruang belajar dan fasilitas lainnya.

“Sistim pelaporan data tersebut kepada Kementerian Agama melalui aplikasi yang telah disiapkan untuk pengelola pendidikan tinggi dibawah kemenag,” kata Dia.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 56 peserta, terdiri dari utusan prodi dan unit terkait di Lingkungan UIN Ar-Raniry, kegiatan berlangsung selama satu hari, selanjutnya peserta kembali akan melaksanakan dan penyempurnaan data di unit masing-masing.

BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.