Kasadar.com | Sabar adalah kata yang mudah diucapkan, tapi kadang sulit dipraktikkan. Namun, Allah sangat menyayangi orang yang sabar saat diberikan ujian baik berupa kemiskinan, kesakitan, kehilangan dan lain sebagainya. Dalam Alquran, Allah sudah menjanjikan di balik kesulitan ada kemudahan.

Dari Abu Hurairah raa, Rasulullah SAW bersabda :

وَعنْ أَبي سَعيدٍ وأَبي هُرَيْرة رضيَ اللَّه عَنْهُمَا عن النَّبيِّ ﷺ قَالَ: مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حَزَن وَلاَ أَذًى وَلاَ غمٍّ، حتَّى الشَّوْكَةُ يُشَاكُها إِلاَّ كفَّر اللَّه بهَا مِنْ خطَايَاه متفقٌ عَلَيهِ.

Artinya: “Dari Abu Hurairah Ra dari Nabi SAW bersabda: Tidak akan menimpa kepada orang muslim suatu kepayahan, baik penyakit, pikiran, kesedihan, penganiayaan dan sebagainya. Dia juga tidak akan tertusuk duri sekecil apapun melainkan dosa-dosanya diampuni” (Mutafaq alaih).

Pendakwah Habib Ahmad Al-Habsyi dalam pengajiannya yang diunggah melalui laman Youtube ID Info Dakwah, Rabu (26/8/2020), menyampaikan makna dan ganjaran bagi muslim yang bersabar.

Dalam sebuah Hadits, Rasulullah SAW bersabda:

قالَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ: ما مِن مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى مِن مَرَضٍ، فَما سِوَاهُ إلَّا حَطَّ اللَّهُ به سَيِّئَاتِهِ، كما تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا

Artinya: “Tidak ada seorang muslim yang ditimpa sesuatu yang tidak enak, yang menjadikan dia sakit, kecuali dosa-dosanya berguguran, seperti halnya daun-daun yang berguguran dari pohon.”

“Bagi umat Islam ketika ditimpa sebuah musibah kemudian dia bersabar, sesungguhnya musibah tersebut merupakan penggugur dosanya. Sekalipun hanya tertusuk duri dan dia tidak mengeluh,” kata Habib Ahmad.

Dikatakan juga dalam sebuah Hadits Rasulullah bersabda, kelak pada hari kiamat, setiap orang akan mengambil ganjaran atau gaji dari pekerjaannya semasa di dunia. Sholat, puasa dan sebagainya. Bagi orang yang bersabar, ganjarannya seperti halnya ember berisi air yang dituangkan dan tidak ada habisnya.

“Ketika kita ditimpa musibah sekecil apapun, sejatinya Allah SWT sedang menggugurkan dosa-dosa kita. Allah SWT tidak hanya menggugurkan dosa-dosa kita, melainkan akan memberikan pahala lebih besar, apabila kita mau bersabar menghadapinya. Karena sesungguhnya, Allah SWT mencintai orang-orang yang bersabar” jelasnya di depan jama’ah.

“Abu Hurairah meriwayatkan sebuah hadits, bahwa Rasulullah SAW bersabda ‘Barang siapa yang ditimpa demam selama satu malam, kemudian dia sabar atas sakitnya tersebut dan dia ridha atas penyakitnya, maka dia diibaratkan seperti halnya manusia yang baru dilahirkan dari rahim ibunya’. Inilah, betapa ganjaran sabar begitu besar. Bahkan diibaratkan seperti orang suci yang baru dilahirkan dari rahim ibunya,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here