KOMINFO Adakan Pertujukan Rakyat di Aceh

0
88

Kasadar.com Banda Aceh| Kominfo bekerja sama dengan DPR RI melaksanakan Pertunjukan Rakyat secara virtual di Aceh Dengan tema  Pentingnya Literasi Digital Dalam Membranding Produk Lokal Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Pada Situasi Pandemi “Ekonomi Bangkit, Rakyat Ceria” di Amel Convention Hall, Banda Aceh, Sabtu, 17/8/2021.

Pertunjukan rakyat ini menampilkan Banda asal aceh Apache 13 dengan lagu Jak beut, Bek Panik, tak tong tong, lake meukawen dan kesenian Seudati Aceh, kesenian tari Rebab Dari sanggar Budaya Aceh Nusantara

Hadir dalam acara tersebut H. Teuku Riefky Harsya anggota DPR RI asal Aceh, Dr. Ismail Cawidu M. Si selaku Tenaga Ahli Dirjen Informasi dan Komonikasi Publik KOMINFO RI, T. Dhahrul Bawadi Founder dan CEO Bawadi Group, Khairul Bahri, S. Thi, M. Ag selaku akademisi dari UIN Ar- Raniry Banda Aceh.

Teuku Riefky Harsya Anggota DPR RI Asal Aceh dalam sambutan nya mengatakan tema ini di ambil mengingaat pertumbuhan pengguna internet dalam masa pandemi ini lebih cepat dari yang di perkirakan, ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk beralih ke digital. Akan selalu ada hikmah dari ujian dan cobaan.

Kepada pelaku UMKM di Aceh perlu memanfaatkan digital dalam mempromosikan produk nya, agar dapat go nasional maupun go internasional, era digital ini menawarkan kesempatan yang tidak terbatas. Tambah nya.

Kita harus tatap semangat dan optimis dan produktif dalam menghadapi pandemi ini, Manfaatkan digital untuk meningkatkan kreatifitas dan inovasi. Mari bersama dan barsatu untuk menghadapi ujian ini, jangan lupa jaga kesehatan dan ikuti protokol kesehatan, Ajak anggota DPR RI Asal Aceh.

Tenaga Ahli Dirjen Informasi komonikasi publik KOMINFO RI  mengatakan litarasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengunakan media digital, alat alat komonikasi dengan cermat, bijak, tepat, dan patuh hukum.

Dr. Ismail juga mengungkapkan tantangan ekonomi digital sekaligus menjadi tugas pemerintah yaitu penetrasi internet masih 74 % dibawah asean,kualitas internet di indonesia belum merata, talenta digital masih perlu di sesuaikan dengan kebutuhan industri.

Dhahrul Bawadi mengatakan penting nya suport masyarakat dalam mendukung UMKM, bukan hanya mencintai tapi kita harus beli dan mengunakan produk UMKM.

Tantangan UMKM bukan hanya dalam mendirikan, tapi kita juga harus mengurus ligelitas usaha dan produk yang kita jalankan, namun sekarang tambah lagi tantangan yang sangat berat bagi pelaku UMKM yaitu pandemi covid 19, kunci nya kita harus upgrade kemampuan kita, digitalisasi kunci nya, Jelasnya.

UMKM harus lebih kreatif dalam menjual produknya, baik dengan toko online nasional maupun media sosial, disini kita di tuntut harus bisa membuat branding atau konten guna mempromosikan produk kita, tutup bawadi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here