Kasadar.com | Beredarnya madu palsu sangat meresahkan masyarakat. Meski kasusnya telah diungkap kepolisian dan pelakunya ditangkap, namun tak menutup kemungkinan madu palsu masih beredar di pasaran.

Tak hanya merugikan secara materi, madu palsu juga terbukti membahayakan kesehatan. Agar tak menjadi korban, berikut enam cara membedakan madu asli dan palsu.

Pertama, tes air. Tuang sesendok madu ke segelas air. Jika asli, madu akan membentuk gumpalan dan tidak larut dalam air. Namun jika palsu madu akan larut dalam air.

Kedua, tes api. Lumuri batang korek api atau sumbu lilin kemudian sulut api. Jika madu asli, maka batang korek mudah terbakar. Sebaliknya jika madu palsu maka batang korek tak akan terbakar.

Ketiga, Tes kertas. Tuang setetes madu di atas kertas. Jika asli, madu akan tetap di atas kertas, tidak terserap dan sebaliknya.

Keempat, tes kain. Tuang beberapa tetes madu di atas kain. Jika asli madu akan tetap di atas kain dan jika dicuci tidak ada noda. Sebaliknya madu palsu akan terserap kain dan jika dicuci terdapat noda.

Uji selanjutnya adalah tes kulkas. Masukkan madu ke kulkas, jika asli madu tidak akan beku dan sebaliknya.

Uji selanjutnya adalah tes alkohol. Caranya, tuang alkohol dalam proporsi yang sama ke gelas. Jika madu asli, akan bentuk gumpalan, namun jika palsu akan encer dan muncul cairan putih seperti susu.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here