Mahasiswa KKN Malikussaleh Tanam Tanaman Herbal di Aceh Selatan

0
188

Tapaktuan, Kasadar.com |  Kelompok 170 KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Malikussaleh yang sedang melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Alur Mas Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan membuat tanaman herbal untuk obat-obatan masyarakat Alur Mas agar masyarakat setempat mudah dalam mencari obat-obatan saat membutuhkannya.

Kelompok KKN (kuliah kerja nyata) terdiri dari 4 anggota, Hendri dari jurusan Antropologi selaku ketua Ketua Kelompok, Rosni Marlinda dari jurusan Agroekoteknologi, Sundari Allawiyah dari jurusan Ekonomi Syariah dan Almunawarah dari jurusan Ekonomi syariah. Tanaman herbal ini ditanam pada tempat umum yakni di kantor desa Alur Mas, tanaman yang ditaman seperti tanaman jahe, kunyit, dan banyak jenis tanaman lainnya.

Hendri selaku ketua kelompok 170 mengatakan bahwa “program tanaman herbal ini adalah salah satu program utama dalam kegiatan KKN (kuliah kerja nyata), karna ia melihat pada saat ini banyak masrakat yang hanya mengandalkan obat-obatan dari rumah sakit, padahal dengan obat-obatan herbal juga bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang ringan, seperti batuk, sakit perut dll” ujar Hendri.

Rosni Marlinda juga mengatakan “tanaman herbal ini kita tanam atau kita buat di tempat umum saja, agar disaat masrakat membutuhkan mudah untuk dijangkau dan tidak adanya rasa milik pribadi antara masyarakat” ujar Rosni Marlinda.

Sambut Almunawarah, “kita tahu bahwa pada saat pandemi covid-19 ini banyak masyarakat yang was untuk pergi kerumah sakit, jadi dengan adanya tanaman herbal yang kami buat pada kegiatan KKN (kuliah kerja nyata) ini setidaknya bisa membantu masyarakat dalam mengobati penyakit yang ringgan dan tidak perlu untuk kerumah sakit” ujar Almunawarah.

Sambung dosen pembimbing lapangan (DPL) Dwi Fitri, S. Sos, menyebutkan, ditengah pandemic covid-19, tanaman herbal sangat dibutuhkan masyarakat untuk penambah imun tubuh alami.

Seperti diungkapkan oleh profesor CA Nidom juga menyebutkan jika tanaman-tanaman herbal bisa juga menjadi pencegah covid-19.
Kegiatan ini sekaligus memberikan dampak yang positif kepada masyarakat dengan kegiatan ini masyarakat bisa mencontoh tamanan herbal yang kami buat di kantor desa dan di budidayakan pada lingkungan kosong dekat rumah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here