Banda Aceh, Kasadar.com | Ketua Gerakan Muda Kreatif Aceh (GMKA), Dicky Imam Bahesty menghimbau masyarakat Aceh agar jangan mudah percaya hoax terkait vaksin covid-19 yang selama ini beredar.

Hal tersebut disampaikan Dicky sehubungan dengan program vaksinasi massal yang dicanangkan oleh Pemerintah Aceh melalui satgas covid-19. Vaksinasi tersebut berlangsung selama 10 hari, mulai tanggal 3 hingga 12 Juni.

“Kita menghimbau agar masyarakat aceh jangan mudah percaya terhadap hoax tentang vaksin yang selama ini beredar di tengah-tengah masyarakat Aceh” sebut Dicky dalam releasenya (Selasa, 8/6/2021).

Hoax tentang vaksin yang beredar membuat masyarakat ragu untuk mengikuti vaksinasi. Hal ini berdampak pada rendahnya partisipasi masyarakat aceh secara nasional dalam program vaksinasi.

Mengutip pernyataan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, Imam Nurahman, mengatakan, Aceh harus mengejar vaksinasi karena secara nasional tingkat vaksinasi masyarakat Aceh hanya 15 persen atau paling rendah.

“Karena tingkat vaksinasi masyarakat masih rendah, kami menghimbau agar masyarakat jangan percaya hoax, mari ikut vaksinasi baik yang dilaksanakan di provinsi maupun di kabupaten/kota” tambah Dicky

Pencegahan penyebaran hoax tentang vaksin penting dilakukan agar masyarakat lebih proaktif dalam mencari fakta sebenarnya.

Selain itu ketua GMKA juga menghimbau agar masyarakat Aceh dapat mengikuti program vaksinasi yang digelar di setiap kabupaten/kota.

“Mari ikuti vaksinasi, baik yang dilaksanakan di provinsi maupun yang di kabupaten/kota” sebutnya.

Terakhir Dicky berharap agar masyarakat Aceh menyukseskan program vaksinasi nasional. “Stop Hoax, Ayo ikut vaksin, vaksin get untuk geutayoe” tutup dicky.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here