Banda Aceh, Kasadar.com | PT Hutama Karya (Persero) telah mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 4 (Indrapura-Blang Bintang) sepanjang 13,5 km secara gratis selama satu bulan.

Waktu sebulan ini merupakan masa sosialisasi yang wajib dilakukan di setiap ruas tol yang baru beroperasi, sebelum nantinya dikeluarkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Tarif Tol oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPJT) Hutama Karya, J Aries Dewantoro, mengatakan jalan tol pertama di Aceh ini mendapatkan atensi cukup baik dari pengguna jalan pada bulan pertama pengoperasiannya.

Hal ini tergambar dari Volume Lalu Lintas (VLL) kendaraan di ruas Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 4 yang mengalami peningkatan dari pekan ke pekan.

“Seminggu pertama awalnya VLL kendaraan yang melintas hanya 13.132 kendaraan. Namun, di minggu kedua kendaraan yang melintas meningkat hingga 13.958 kendaraan,” kata Aries dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2020).

Lebih lanjut, Aries menyatakan, secara kumulatif total kendaraan yang melintas di Jalan Tol Sibanceh Seksi 4 ini mencapai 60.405 kendaraan hingga Minggu, 27 September 2020.

“Total tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol Blang Bintang, karena saat ini baru satu seksi saja yang dioperasikan. Harapan kami jika jalan Tol Sigli–Banda Aceh terhubung sepenuhnya, VLL-nya pun nantinya akan meningkat dengan sendirinya,” tuturnya.

Peresmian

Presiden Jokowi saat meresmikan jalan Tol Sigli-Banda Aceh. (Dok: Setpres)

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) seksi 4 (Indrapuri–Blang Bintang) pada Selasa, 25 Agustus 2020.

Tol Sibanceh seksi 4 sepanjang 13,5 km ini merupakan jalan bebas hambatan pertama yang ada di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Secara keseluruhan, Tol Sigli-Banda Aceh merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Jokowi mengatakan, dibangunnya tol tersebut bakal menyambungkan Bumi Serambi Mekah dan Lampung sepanjang 2.765 km. Hal tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera serta efisiensi jarak tempuh.

“Kita harapkan ini bisa mendorong pertumbuhan dan mendorong pemerataan ekonomi di Pulau Sumatera, dan tentu saja bisa meningkatkan efisiensi untuk waktu tempuh,” ujar Jokowi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here