Kasadar.com | Hari Guru Sedunia atau World Teacher’s Day (WTD) diperingati saban tahun pada 5 Oktober. Hari ini diperingati untuk kembali mengingat jasa beserta hak dan tanggung jawab para tenaga pengajar.
Pada tahun 2020 ini, WTD diperingati di tengah masa krisis pandemi Covid-19 dengan mengambil tema “Guru: Memimpin dalam Krisis, Menata Ulang Masa Depan”.

Sebagaimana diketahui, pandemi telah secara signifikan menambah tantangan yang dihadapi sistem pendidikan di seluruh dunia. Dalam kondisi sedemikian rupa, guru tetap menjadi ‘jantung’ untuk mencapai target pendidikan global.

“Dalam krisis ini, guru telah menunjukkan kepemimpinan dan inovasi yang hebat dalam memastikan #LearningNeverStops, bahwa tak akan ada satu pun anak didik yang tertinggal,” tulis pernyataan bersama UNESCO, ILO, UNICEF, dan Education International dalam rangka Hari Guru Sedunia 2020, mengutip laman resmi UNESCO.

Disebutkan bahwa para guru telah bekerja secara individu dan kolektif untuk menemukan solusi dan menciptakan pembelajaran baru bagi lingkungan siswa agar pendidikan dapat tetap dilanjutkan. Guru juga dinilai berperan dalam rencana pembukaan kembali sekolah.

Faktanya memang demikian, guru berperan penting dalam menyediakan pembelajaran jarak jauh, mendukung populasi rentan, membuka kembali sekolah, dan memastikan bahwa kesenjangan pembelajaran telah diatasi meski dunia tengah berada dalam masa krisis.

Pada tahun ini, WTD akan diperingati secara virtual. Selain upacara pembukaan yang akan digelar pada Senin (5/10), serangkaian acara juga akan digelar baik secara nasional, regional, dan global dalam sepekan ke depan.

WTD digelar bertepatan dengan lahirnya Rekomendasi ILO/UNESCO tentang Status Guru pada tahun 1996 silam. Rekomendasi ini menetapkan tolak ukur mengenai hak dan tanggung jawab guru serta standar pendidikan, perekrutan, dan kondisi belajar mengajar.

Dengan adanya target Sustainable Development Goals (SDGs) poin empat yang mengakui guru sebagai kunci pencapaian agenda pendidikan pada 2030, Hari Guru Sedunia menjadi kesempatan untuk menandai kemajuan dan merefleksikan cara dalam melawan tantangan yang tersisa bagi profesi guru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here