Mortir Sisa Konflik Aceh Ditemukan di Tambak Udang

180

Kasadar.com, Lhokseumawe |Seorang warga M Yusuf (50) menemukan sebuah mortir di tambak udang miliknya Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (5/10/2017). Setelah menemukan mortir tersebut pria yang akrab disapa Apa Suh itu menghubungi Koramil Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Lalu, prajurit TNI berkoordinasi dengan Polsek Syamtalira Bayu untuk mengamankan bahan peledak tersebut.

Kepala Bagian Operasi Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan, menyebutkan Polsek lalu berkoordinasi dengan Polres Lhokseumawe. “Kita menghubungi Brimob Jeulikat Lhokseumawe untuk mengamankan mortir itu,” kata Kompol Ahzan.

Dia menduga, benda itu peninggalan konflik Aceh belasan tahun lalu. Sekitar pukul 12.00 WIB, tim penjinak bom dari Brimob Jeulikat Lhokseumawe dipimpin Aiptu Asep Mulyadi mendatangi lokasi dan membawa mortir tersebut untuk dimusnahkan.

“Saya apresiasi sikap warga yang melaporkan temuan benda yang mencurigakan. Setiap ada melihat benda mirip bahan peledak jangan langsung dipegang. Hubungi aparat keamanan terdekat untuk dievakuasi atau dimusnahkan benda itu,” katanya.

Sejauh ini, Polres Lhokseumawe telah beberapa kali mengamankan mortir atau granat sisa konflik. Seluruh barang berbahaya itu dibawa ke markas Brimob untuk dimusnahkan.

SUMBERModus Aceh
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.