MPU Sulut Dukung MPTTI Hidupkan Faham Kesufian

1263
Ketua MUI Sulawesi Utara KH. Abd Wahab Abd Ghafur, Lc bersama Abuya Syekh H. Amran Waly Al – Khalidi, dan Para Ulama, Habaib serta Tokoh Pemerintah Sulut dan Pimpinan MPTTI. foto: Istimewa

Kasadar.com, Manado | Ketua MUI Sulawesi Utara KH. Abd Wahab Abd Ghafur, Lc mengatakan Sangat mendukung Abuya Syekh H. Amran Waly Al – Khalidi, menghidupkan kembali pemahaman Kesufian di Nusantara melalui Majlis Tauhid Tassauf Indonesia (MPTTI).

Sebagaimana dimaklumi bahwa Tauhid Tashawwuf yang diajarkan Abuya untuk memperbaiki nafsu, kemauan, sifat nafsu dan akhlak nafsu agar mendapat nafsu muthma’innah untuk membaguskan mu’asyarah / gaul terhadap Allah, ber’ibadah dan ber’ubudiyah kepadaNya, gaul sesama ummat Islam dan makhluk-makhluk Allah dengan beraklak mulia tujuan mengikut Sunnah Rasul didalam menata kehidupan dimuka bumi ini.

Pernyataan tersebut beliau sampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Dzikir Akbar reteb seribee yang dipimpin oleh Abuya Syekh H. Amran Waly Al – Khalidi, Pimpinan Majlis Tauhid Tassauf Asia Tenggara dilapangan Sparta Tikala Depan Kantor Walikota Manado Kamis 22/03/2018.

Dzikir Akbar bertajuk “Dzikir Menguatkan Iman, Menyatukan Ummat” itu Turut dihadiri Kombes Darwanto Dir Bimas Polda Sulut, Mayor Abdul Munib Kodam Dandrem Kolonel Innfantri Syarifuddin, Wakapolresta Manado Arya Perdan AKBP. Gub Sulut Kepala Inspektorat Sulut Praseno Hadi Sekot Manado. Haji Drs um Usulu, para ulama Habaib dan Akademisi dari Sulut Jakarta dan NAD, dan para ustadz dan imam – imam mesjid diisi dengan berbagai rangkaian acara yang diawali ceramah agama dari sejumlah agama dari sejumlah ulama dan Kyai.

KH. Abd Wahab Abd Ghafur, Lc juga mengajak seluruh jamaah dzikir yang hadir untuk senantiasa mengamalkan apa yang Abuya ajarkan kepada Jamaah baik itu ibadah lahiriyah juga ibadah rohaniyah.

Menurutnya dengan senantiasa mengamalkan ajaran Tauhid Tassauf sebagaimana yang diajarkan Abuya Syekh H. Amran Waly Al – Khalidi kepada murid-muridnya di Nusantara khususnya di Sulawesi, perubahan moral ummat Islam ke arah yang lebih baik sangat terlihat jelas. Keingininan masyarakat melakukan perbuatan yang dilarang agama semakin berkurang, keinginan ummat menuntut ilmu Agama semakin tinggi, kemauan untuk melaksanakan ibadah berjamaah semakin terlihat dan pergaulan sesama Muslim dan juga dengan masyarakat non Muslim juga semakin baik.

Abuya Syekh H. Amran Waly Al – Khalidi, Pimpinan Majlis Tauhid Tassauf Asia Tenggara mengatakan diantara manfaat mempelajari dan mengamalkan Tauhid tasawwuf untuk membangunkan hati dari kelalaian, penyebab tidur lupa kepada kebenaran di dalam menjalani kehidupan, orang-orang yang hatinya terbangun adalah orang yang dapat mengenal hari-hari bertambah dan hari-hari berkurang dan bersih dari menyia-nyiakan harinya dari melakukan pekerjaan yang kosong yang tidak berfaedah dalam memperbaiki kehidupan, dia senantiasa untuk berhati-hati dalam menjalani kehidupan dengan mempergunakan waktu agar dapat dia memperbaiki untuk memperdapatkan barang yang luput dan membangun barang yang akan datang agar dapat mempergunakan waktu jangan tersia-sia.
Dan beliau juga mengajak agar senantiasa umat islam membudayakan zikir rateb seribee agar hatinya tenang dan tentram dan juga dengan zikir sufi ini dapat menghilangkan kesyirikan/ ananiyah di dalam hati penyebab datangnya rahmat dan keberkahan dimana mereka berada.

Abuya Syekh H. Amran Waly Al – Khalidi, Pimpinan Majlis Tauhid Tassauf Asia Tenggara juga telah mengelar Dzikir Akbar di Kabupaten Bolag Sulawesi utara Rabu, 21/03/2018 dan di Masjid Istiqlal Jakarta Minggu 18/03/2018 degan Tema “Zikir Akbar / Ratib Seribu Untuk Menyatukan Umat Mengokohkan Iman”. (FJ)

BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here