Pandangan Umum Hadi Surya Dalam Paripurna LPJP APBK 2019

0
177

Kasadar.com, Tapaktuan | Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan Hadi Surya, S.TP, MT menyampaikan pandangan Umum dalam paripurna LPJ Pelaksanaan APBK tahun 2019, di ruang Paripurna DPRK Aceh Selatan, Tapaktuan, Jum’at (17/7/2020).

Anggota DPRK ini berpendapat Pendapatan Asli Daerah, pada tahun anggaran 2019 realisasinya lebih rendah dari target PAD yang direncanakan sebesar Rp. 148 milyar, sementara yang terealisasi hanya Rp.139 milyar ia menilai ini lebih rendah lagi bila dibandingkan dengan realisasi tahun 2018.

“Di tahun 2018 realisasi PAD kita mencapai Rp.152 milyar, ini harus menjadi perhatian serius bagi kita untuk melalukan upaya peningkatan PAD dengan membuat rapat evaluasi PAD secara periodik, menggali potensi PAD dari berbagai sumber, menertibkan aset daerah penghasil PAD serta memfungsikan pembangunan yang dinilai dapat memberikan PAD bagi daerah kita, sehingga dalam kesempatan ini saya juga merekomendasikan untuk pembentukan Pansus PAD dari DPRK Aceh Selatan,” sebutnya.

Sementara itu terkait dengan penguatan Desa Tangguh Gampong Lhok Reukam, mengantisipasi keterbatasan jaringan HP di gampong Panjupian, Lhok Reukam dan Air Pinang, politisi partai Gerindra ini mengusulkan kepada pemerintah untuk mengusulkan pembangunan tower pada telkomsel.

“Informasi dan laporan masyarakat yang saya terima, Telkomsel bersedia menyediakan tower combat atau tower portable dengan dua ketentuan yang pertama lahan tepat meletakan tower tersebut gratis dan tagihan listrik ditanggung oleh pemda sebelum Revinew atau pendapatan belum memenuhi sebagai mana targetnya. Estimasi tagihan listrik 10 ampere, lebih kurang sekitar 3 juta perbulan dan lahan tanah sudah disediakan oleh pemerintah gampong, mohon untuk ditindaklanjuti agar ketersedian jaringan di daerah tersebut bisa optimal,” sebutnya.

Tak hanya itu, dalam penyampaian pandangan umum tersebut Hadi Surya juga menyinggung isu nominasi Anugerah Pesona Indonesia, dalam hal itu dia mengusulkan agar Rencong Batu dapat ditetapkan sebagai cendramata Aceh Selatan, dimana setiap ada kunjungan dan lepas sambut jika menyertakan cenderamata, maka Rencong Batu menjadi cinderamata utama.

“Kemudian saya ingin mengajak pemerintah dan pengusaha untuk mencari dukungan agar Rencong Batu dapat diproduksi secara masal dan mengusulkan hak cipta milik pemda Aceh Selatan, disini kita berharap juga ada peran dekranas dan disperindagkop serta UKM, saya selaku Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan, menghimbau dan mengajak masyarakat, Aceh Selatan khususnya dimanapun berada dan masyarakat Aceh secara umum untuk melakukan Vote pada periode 1 Agustus – 31 Desember 2020 dengan cara ketik API 6F kirim ke 99386,” ajaknya.

Hadi Surya meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) untuk memperhatikan dan memaksimalkan TC dan TBK untuk Aparatur Sipil Negara atau PNS, ia juga menyayangkan pemotongan TC akibat Refocusing, ia menilai kebijakan tersebut tidak populis, menurutnya hal ini seharusnya diambil penuh dengan pertimbangan.

“Maka saya menyarankan agar kebijakan tersebut dipertimbangkan kembali untuk kenaikan TC dan TBK PNS tentunya dengan azas kemampuan dan ketersedian anggaran daerah, karena saya selaku Ketua Komisi Bidang Perekonomian menilai bahwa ASN merupakan salah satu objek dan nadinya perputaran ekonomi di Aceh Selatan, yang artinya peran ASN di masyarakat bagian dari salah satu elemen yang menumbuhkan perekonomian rakyat, tentunya dengan kenaikan TC/ASN juga di barengi dengan pelayanan yang bagus dan berkualitas harapan kita,” ucapnya lagi.

Dalam kesempatan itu, Hadi Surya juga mengapresiasi camat Samadua, Suhaimi Salihin yang telah berhasil mengajak masyarakat Samadua untuk tanam serentak dan dua kali dalam setahun pada masa pandemi covid-19.

“Ini menjadi terobosan baik, semoga menjadi motivasi bagi camat lainnya dan meminta pemda untuk memberikan penghargaan camat terbaik se Aceh Selatan nominasi ketahanan pangan dan pertanian,” sarannya sebelum mengakhiri pandangan umumnya dalam paripurna LPJP DPRK Aceh Selatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here