Panwaslih Banda Aceh Tertibkan Abribut Kampanye

69

Kasadar.com, Banda Aceh | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Banda Aceh bersama Satpol PP setempat menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di tempat terlarang.

Panwaslih mengamankan APK caleg dari semua partai politik dan anggota DPD, termasuk atribut milik calon presiden.

Penertiban itu dipimpin langsung oleh Ketua Divisi Hukum, Penindakan, dan Pelanggaran Panwaslih Kota Banda Aceh, Yusuf Al-Qardawi.

Sebelum ditertibkan, kata Yusuf, pihaknya sudah berunglang kali mengingatkan peserta Pemilu untuk menurunkan sendiri atribut yang dipasang di tempat terlarang.

“Jika diturunkan sendiri, atributnya bisa dipasang lagi di tempat-tempat lain yang tidak dilarang. Tapi jika sudah disita oleh petugas kami, maka atribut itu tidak bisa diambil lagi, kan ini bisa merugikan mereka sendiri,” katanya disela-sela istirahat dikawasan Lhung Bata, kepada Serambinews.com, Senin (11/2/2019).

Yusuf mengatakan, ada empat tempat yang dilarang pasang APK sebagaimana diatur dalam PKPU yaitu fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, rumah ibadah, dan gedung pemerintahan.

Semua aturan itu, lanjut dia, sudah jauh-jauh hari disosialisasikan kepada peserta Pemilu.

Dia menyatakan, hampir semua peserta Pemilu, mulai dari calon anggota DPRK Banda Aceh, DPRA, DPR RI, DPD RI melakukan pelanggaran dengan memasang atribut semberang tempat, termasuk atribut calon presiden.

Pelanggaran itu ditemukan di sejumlah lokasi di Banda Aceh.

Kebanyakan atribut yang dibongkar terpasang di pohon-pohon, tiang listrik, di taman kota, dan tempat terlarang lainnya.

“Penertiban ini terus kita lakukan sampai akhir masa kampanye. Kita berharap kepada caleg agar menertibkan sendiri APKnya sebelum diturunkan paksa,” pungkasnya.

SUMBERaceh.tribunnews.
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here