Kasadar.com |  Perasaan lelah pada seseorang, terkadang menyelimuti diri sepanjang hari. Banyak orang beranggapan bahwa lelah hanya disebabkan oleh banyaknya aktivitas di luar rumah dan kurangnya tidur pada seseorang.

Namun banyak alasan mengapa tubuh mudah merasa lelah dan lesu meskipun pola tidur sudah dianggap cukup.

Sejumlah kasus menunjukkan seseorang dapat terkena sindrom kelelahan kronis. Tetapi bisa juga disebabkan oleh hal lain, misalnya kebiasaan sehari-hari yang menjadi pola hidup masing-masing orang.

Pola hidup yang menyebabkan tubuh mudah lelah
Berikut ini merangkum pola hidup seseorang yang tanpa disadari menyebabkan tubuh mudah merasakan lelah, seperti :

1. Pola makan yang tidak benar

 

Karbohidrat pada olahan makanan ternyata bisa menjadi sumber energi yang tidak efektif. Saat memakan seperti sereal sarapan, kue, pasta, atau pizza, karbohidrat di dalamnya menyebabkan gula darah naik, dan tubuh merasa lebih berenergi.

Namun saat kadar gula darah turun, tubuh akan mulai merasa lelah lagi. Jika terus mengkonsumsi makanan serupa secara terus-menerus , tubuh akan merasa lelah sepanjang hari.

Makanlah lebih sedikit gula dan karbohidrat olahan dan gantikan dengan makanan kaya serat, seperti gandum, lentil, dan sayuran.

2. Sedikit minum air

Setiap hari, tubuh manusia memerlukan sedikitnya 8 gelas air putih. Jika tidak mengganti air yang hilang dari tubuh Anda akibat reaksi biokimia, Anda akan mengalami dehidrasi.

Hal itu dapat menurunkan tingkat energi dan membuat sulit berkonsentrasi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pria yang minum air untuk menghilangkan dahaga yang timbul saat berolahraga di treadmill, akan merasa tidak terlalu lelah dibandingkan saat mereka tidak minum air.

3. Kurang konsumsi vitamin

Kekurangan zat besi, vitamin D, atau vitamin B12 dalam makanan Anda juga dapat memengaruhi lelah pada tubuh. Beberapa makanan yang tinggi zat besi adalah bayam, brokoli, daging merah, dan kalkun. B12 dapat ditemukan pada susu, telur, salmon, dan daging sapi.

Untuk mendapatkan lebih banyak vitamin D, makanlah lebih banyak jamur, ikan berlemak, dan makanan laut. Selain itu, cobalah menghabiskan lebih banyak waktu di bawah terik sinar matahari.

4. Kurang bergerak aktif
Sebuah studi tahun 2008 menunjukkan bahwa orang dewasa yang hanya melakukan latihan dalam intensitas rendah, memiliki tingkat energi yang lebih tinggi dan kelelahan yang lebih rendah.
Sangat penting untuk berolahraga setidaknya beberapa kali seminggu, dan ini akan membantu Anda mengurangi rasa lelah sepanjang waktu.

5. Kurangnya kualitas tidur
Tubuh masih merasakan lelah padahal sudah memiliki waktu tidur 7 – 9 jam per malam seperti yang direkomendasikan oleh pakar kesehatan. Hal ini berarti kualitas tidur yang kurang, dimana kualitas tidur sama pentingnya dengan berapa lama Anda tidur.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here