Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah Pentingnya Teknologi Informasi Untuk Sektor Usaha

0
323
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Dr Wildan dan sejumlah pejabat lainnya, menabuh rapa-i tanda dibuka resmi Aceh UMKM Expo 2019 di Banda Aceh, Jumat (22/11/2019) malam.

Kasadar.com, Banda Aceh.| Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT membuka resmi Pameran dan Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) 2019 di Kompleks Dinas Koperasi UKM Aceh, Jumat (22/11/2019) malam.

Kegiatan ini dinamakan Aceh UMKM Expo 2019 yang dihelat dalam rangka memperingati Hari Nasional UMKM yang berlangsung hingga 26 November di Kompleks Dinas Koperasi UKM Aceh.

Dalam sambutannya, Nova mengingatkan para pelaku usaha di provinsi ini untuk tanggap menggunakan teknologi, terutama teknologi informasi, dalam memajukan usaha. Jangan sampai pula usaha tutup atau kolaps gara-gara tersingkir atau kalah bersaing karena tak menggunakan kemajuan teknologi informasi.

Nova juga mengajak kalangan pelaku usaha di seluruh Aceh untuk meneguhkan semangat kerja kewirausahaan demi memperkuat kedaulatan bangsa.

“Untuk itu mari kita manfaatkan momen ini untuk menyatukan kekuatan bersama demi memajukan sektor UMKM. Sehingga, tema peringatan Hari Nasional UMKM tahun ini, yakni UMKM Kuat, Bangsa Berdaulat, benar-benar dapat terwujud,” imbuh Nova.

Di bagian lain sambutannya Nova menekankan pentingnya penggunaan teknologi untuk memajukan usaha UMKM dan meraih keuntungan lebih.

Jadi, UMKM jangan hanya fokus pada aspek permodalan dan manajemen saja, tapi harus juga tanggap memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dalam pengembangan usaha dan pemasarannya.

“Dengan pelibatan teknologi informasi maka kinerja UMKM akan menjadi berkualitas, efektif, efisien, berdaya saing tinggi, dan akan memberi keuntungan lebih kepada pengelolanya. Sebaliknya, bila lalai maka usaha kita bukan saja akan tertinggal, tapi bahkan akan tutup atau kolaps karena tersingkir dari persaingan,” kata Nova.

Plt Gubernur Aceh ini juga menyatakan bahwa Pemerintah Aceh punya program unggulan untuk penguatan UMKM, yakni melalui program Aceh Kreatif dan Aceh Kaya. Sedikitnya 363 pelaku UMKM yang telah menerima manfaat dari program ini.

“Tahun depan akan kita tambah lagi sehingga pelaku UMKM di Aceh semakin unggul dan berdaya saing tinggi,” kata Nova.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Dr Wildan MPd menyebutkan pameran dan bazar UMKM lima hari itu diikuti 200 UMKM dengan 149 stan dari seluruh Aceh.

Dinas Koperasi UKM dari 23 kabupaten/kota se-Aceh, juga ikut serta dalam pameran dan bazar ini. Demikian pula sejumlah Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait, BUMD, BUMD, organisasi, perkumpulan, dan perseorangan.

Bahkan tamu kehormatan masing-masing tujuh peserta dari Sumatera Utara dan Malaysia juga ikut berpameran selama Aceh UMKM Expo berlangsung.

Menurut Wildan, pameran dan bazar UMKM ini akan diramaikan dengan panggung seni dan hiburan, talkshow dan workshop, lomba video promosi UMKM, serta galeri foto dan produk UMKM.

“Untuk pengunjung juga kita sediakan doorprize,” kata Wildan.

Menurut Wildan, pameran ini penting sebagai sarana untuk mempromosikan produk-produk serta komoditas unggulan yang dimiliki Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, serta para pelaku UMKM di seluruh Aceh agar lebih dikenal luas oleh pembeli potensial dan investor, baik dari dalam maupun dari luar Aceh.

Pameran UMKM ini, lanjut Wildan, juga dimaksudkan untuk menumbuhkan geliat ekonomi kreatif dan ekonomi berbasis digital yang belakang ini menjadi concern Presiden Jokowi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here