Plt Gubernur Rekom Pembentukan Aceh Raya

231

Kasadar.com, Banda Aceh |  Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah, merekomendasikan pembentukan kabupaten Aceh Raya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Surat rekomendasi tertanggal 29 Januari 2019 sudah dikirim ke Kemendagri pada 1 Februari lalu.

“Rekomendasi dari Gubernur untuk Aceh Raya sudah diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri pada tanggal 1 Februari 2019. Perjuangan pemekaran Kabupaten Aceh Raya di tingkat Provinsi sudah selesai, dan selanjutnya menunggu Keputusan Presiden melalui Kementrian Dalam Negeri,” ujar Juru Bicara Panitia Pembentukan Kabupaten Aceh Raya, Tengku Helmi.

Dia menjelaskan, Aceh Raya merupakan usulan kabupaten baru yang akan dimekarkan dari Aceh Besar. Wilayah Aceh Raya itu sendiri meliputi tujuh Kecamatan, yaitu Kecamatan Lhoong, Lhoknga, Leupung, Peukan Bada, Pulo Aceh, Darul Imarah, dan Kecamatan Darul Kamal.

Helmi menjelaskan, gagasan pembentukan Kabupaten Aceh Raya merupakan ide dan pemikiran dari tokoh masyarakat sudah dimulai sejak tahun 1999. Menurutnya, perjalanan pemekaran Kabupaten Aceh Raya merupakan yang terlama di Aceh.

“Hal ini disebabkan berbagai kendala yang dihadapi panitia pemekaran berkaitan dengan persetujuan dari Bupati, DPRK dan DPRA. Seiring berjalan waktu, Panitia terus melakukan upaya-upaya agar Pemekaran dapat terwujud. Kini, Pemekaran Kabupaten Aceh Raya sudah disetujui di tingkat DPRK, Bupati, DPRA dan Gubernur Aceh”.

Helmi menambahkan, berdasarkan studi kelayakan sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Dari studi kelayakan itu dihasilkan kesimpulan bahwa Aceh Raya sudah layak menjadi sebuah kabupaten karena daerah tersebut memiliki sumber pendapatan yang sangat memadai. Aceh Raya memiliki industri, pariwisata, hasil laut hingga hasil pertanian.

“Sejak panitia terbentuk pada tahun 1999 dan kini sudah hampir 20 tahun. Dengan doa warga Aceh Raya dan perjuangan yang tiada mengenal lelah, baru di bawah pimpinan Bapak Nova Iriansyah, Plt Gubernur Aceh kami diperhatikan, dengan telah mendapatkan rekomendasi pembentukan Aceh Raya sebagai pemekaran dari Kabupaten Aceh Besar,” ungkap Teungku Helmi.

Karena perjuangan pemekaran Kabupaten Aceh Raya di tingkat provinsi sudah selesai, maka pada tahap selanjutnya mereka menunggu keputusan Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri RI di Jakarta.

“Mudahan kedepan Allah SWT selalu memudahkan jalan kita menuju Kabupaten Aceh Raya. Karena masyarakat sudah sangt menunggu kelahiran kabupaten ini,” tutup Teungku Helmi.

Sementara Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh, Drs Syakir MSi yang dikonfirmasi Serambi, mengakui bahwa Plt Gubernur Aceh sudah mengusulkan rekomendasi pemekaran Aceh Raya dan suratnya sudah dikirim ke Kemendagri.

Namun, katanya, saat ini pemerintah masih memberlakukan moratorium pemekaran daerah otonomi baru di Indonesia. Sehingga surat tersebut tetap diusulkan dan diterima oleh Kemendagri, jika nanti moratorium tersebut sudah berakhir, maka usulan tersebut dapat langsung ditindaklanjuti.

Menurut Syakir, tahap selanjutnya yang akan dilakukan oleh Kemendagri adalah melaksanakan kajian kajian lebih detil tentang rencana pembentukan kabupaten tersebut nantinya.

SUMBERaceh.tribunnews.
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.