Kasadar.com, Banda Aceh |┬áRidwan, S.Sos.I Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (PW IPNU) Provinsi Aceh meminta pemerintah Aceh bentuk “Tim Peucrok” untuk kawal Fatwa MPU Aceh tentang Haram Jual Beli Game Chip Higs Domino. Kamis malam, (8/10/2020).

Hal tersebut sebagai dukungan IPNU Aceh terhadap yang disampaikan Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, tentang Haram Jual Beli Game Chip Higs Domino, Selasa, (6/10/2020)

Ridwan menyampaikan kepada media ini bahwa ia menilai pemerintah membiarkan MPU Aceh berjalan sendiri tanpa dibarengi dengan kebijakan pengawalan.

“Berbeda halnya dengan fatwa WHO tentang menggunakan masker untuk menjaga protokoler kesehatan langsung disambut Pemerintah Aceh dengan membentuk “Tim Peucrok” agar masyarakat mematuhi prokes covid 19, kita inginkan fatwa MPU juga direspon yang sama”, ungkap, mantan Gubernur Mahasiwa Fakultas Dakwah UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Menurutnya, ‘Tim Peucrok’ untuk pengawalan Fatwa MPU tentang haram jual beli chip domino lebih penting karena menyangkut dengan masa depan generasi aceh, jika game semacam chip domino dibiarkan maka dikhawatirkan generasi penerus akan menjadi Bos Judi Online

“kita minta kepada pemerintah aceh untuk merespon Fatwa MPU dengan membentuk “Tim Peucrok”, supaya fatwa ini benar-benar direalisasikan di lapangan dan bukan sekedar himbauan saja”, terang, Ridwan Wakil Ketua IPNU Aceh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here