Kasadar.com, Banda Aceh | Sebanyak 300 Abang Becak se-Kota Banda Aceh berkumpul di Rumoh Aspirasi Teuku Riefky Harsya Desa Lam Ara Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Pada Selasa, 27 Oktober 2020.

Imbas dari pandemi Covid-19 yang berkepanjangan hampir semua sektor ekonomi di provinsi ini terpuruk, termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah pelaku usaha jasa angkutan becak.

Melalui Rumoh Aspirasi TRH (Teuku Riefky Harsya), para abang becak di Aceh mengeluhkan kondisi ekonomi yang semakin menghimpit mereka, di antara yang dikeluhkan para abang becak tersebut salah satunya adalah soal merosotnya pendapatan harian mereka.

Menyahuti keluhan itu, Teuku Riefky melalui Rumoh Aspirasi TRH tergerak untuk membantu para abang becak di Aceh. Bantuan yang diberikan dalam bentuk paket bahan pokok dan tenda becak.
Sebanyak 300 abang becak kota banda aceh dari 500 abang becak yang dibantu tersebar di empat kabupaten, yakni Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya dan sabang.

Teuku Riefky mengatakan, pandemi Covid-19 memang telah memukul semua sektor ekonomi. UMKM yang dulu pernah menjadi tulang punggung ekonomi nasional saat krisis 1998 menghantam, kali ini justru banyak yang telah gulung tikar.

“Selama belum masuk vaksin ke Aceh, selama itu pula perekonomian kita terpuruk dan pendapatan pelaku UMKM di Aceh turun drastis,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat ini.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here