SBY: Pemimpin Tak Boleh Bermusuhan, Kita Sama-sama Sayang Rakyat

222
Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono berjabat tangan dengan robot Nakula seusai menerima gelar kehormatan di Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Bandung, Jawa Barat, 24 Maret 2018. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Kasadar.com, Jakarta | Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap para pemimpin bangsa ini saling mendukung, bahu-membahu mencari solusi untuk mengatasi persoalan masyarakat.

“Pemimpin itu tidak boleh bermusuhan. Kita ini sama-sama sayang rakyat. Tidak boleh, karena berbeda partai politik, kita tidak bersatu, tidak saling membantu. Tidak boleh,” kata SBY dalam siaran pers yang diterima Antara, Sabtu, 7 April 2018.

Pernyataan tersebut disampaikan SBY di hadapan ribuan pengusaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di aula PT Putra Dadi Sejahtera, Desa Dawungan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jumat, 6 April 2018.

Dalam kesempatan itu, SBY juga mendoakan bangsa Indonesia agar damai dan semakin bersatu. Ia juga berharap ekonomi kembali tumbuh, supaya kehidupan rakyat bisa sejahtera. “Kalau ekonomi semakin bergerak, rakyat akan makmur dan hidup bahagia,” ucap SBY.

Partai Demokrat, ujar SBY, akan mendukung setiap pemimpin di Indonesia untuk berjuang membantu nasib rakyat. “Baik itu Presiden Jokowi maupun siapa pun nanti yang menjadi pemimpin, Demokrat pasti akan ikut membantu,” tuturnya.

SBY juga mendoakan para warga dan pelaku UMKM yang hadir dalam acara silaturahmi “Tour de Jatim Partai Demokrat” di Sragen itu. Pada acara tersebut, SBY sempat berdialog dengan sejumlah warga dan memberikan kuliah umum terkait dengan dunia usaha. SBY memberikan sejumlah masukan dan motivasi agar pelaku UMKM bisa kian berkembang.

SUMBERnasional.tempo.co
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here