Sukmawati Soekarnoputri dan Puisi Kontroversi

210
Sukmawati Soekarnoputri saat membacakan puisi "Ibu Indonesia" (Foto: Ist)

Kasadar.com | DUNIA maya kembali mengambil peran atas pelaporan pada tindakan yang dianggap melanggar Undang-undang. Terutama menyinggung soal Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Basuki Tjahaja Punama alias Ahok salah satu yang membuat gempar. Setelah video pengutipan surat Al Maidah Ayat 51 jadi viral, unjuk rasa dari sejumlah golongan dengan jumlah besar memadati Jakarta. Ujungnya, Ahok dipenjara 2 tahun lamanya.

Kini, giliran Sukmawati Soekarnoputri. Usai putri mantan Presiden Soekarno membacakan puisi berjudul Ibu Indonesia ramai jadi perbincangan di media sosial, sejumlah kalangan membuat laporan ke polisi.

“Saya hari ini, laporkan Bu Sukmawati dengan dugaan penistaan agama,” ujar seorang pengacara bernama Denny Adrian Kushidayat di Polda Metro Jaya.
Laporan Denny ke Sukmawati bernomor LP/1782/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum atas dugaan penodaan Agama Islam sebagaimana diatur dalam Pasal 156 A KUHP dan atau Pasal 16 UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis.
Selain Denny, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) berencana melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Bareskrim Mabes Polri terkait puisinya yang berbau SARA lantaran dianggap melecehkan umat Islam.

“Jadi, kita dari FUIB pada hari Kamis nanti akan melaporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri terkait puisi yang dibacakannya dinilai terdapat unsur penistaan agama,” ujar Ketua Umum FUIB Rahmat Himran saat dikonfirmasi.

Selaku adiknya, ‎Guruh Soekarnoputra angkat bicara dan meminta semua pihak untuk berpikir secara jernih dalam mencerna, dan memaknai puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri. Puisi yang berjudul Ibu Indonesia itu diketahui mendapat kecaman publik lantaran dinilai menyakiti umat Islam.
“Yang kita inginkan adalah, kita semua berpikir jernir, berpikir dan berbuat bijaksana dalam segala hal,” ujar Guruh.

Guntur Soekarnoputra juga memastikan bahwa seluruh keluarga Bung Karno sejak kecil dididik dan diajarkan keagamaan sesuai syariat Islam. “Sebagai anak tertua, saya saksi hidup, bahwa seluruh anak Sukarno dididik oleh Bung Karno dan ibu Fatmawati Sukarno sesuai ajaran Islam” kata Guntur
Sukmawati sendiri, pun sebelumnya sudah angkat bicara soal puisi yang dibuatnya. Dia bilang, pusinya tidak mengandung SARA. Dirinya menganggap, puisi Ibu Indonesia sesuai dengan relaita yang ada di Indonesia.

Hal serupa dengan kasus dugaan penodaan agama juga dialami sejumlah artis seperti Joshua Suherman dan Ge Pamungkas, keduanya pun lebih dulu ramai jadi perbincangan di dunia maya. Hingga saat ini, belum ada kepastian sampai di mana kedua kasus tersebut. Lantas, bagaimana nasib Sukmawati?

SUMBERnews.okezone.com
BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.