Kasadar.com | Setiap manusia pasti pernah merasakan sakit. Ketika sakit sebaiknya memohon kesembuhan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan tetap berikhtiar.

Allah Azza wa jalla menakdirkan hamba-Nya untuk sakit. Pasti ada alasan serta hikmah di balik sakit yang dialami.

Sakit yang dirasakan merupakan ujian dari Allah Subhanahu wa ta’ala untuk melihat siapa di antara hamba-Nya yang memang benar-benar berada dalam keimanan dan kesabaran.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS Al Anbiya: 35)

Maka itu sebaiknya selalu menerima dengan ikhlas dan bersabar atas apa yang dikaruniakan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala kepada kita, termasuk diberikan penyakit. Kemudian dilengkapi dengan menjalankan sunah ketika sakit sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam.

Dikisahkan ketika ada seorang sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang sakit fisiknya, kemudian ia mengadu kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, mohon berdoa mintakan supaya saya disembuhkan.”

Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Berdoa bagus, tapi kemudian pergilah ke dokter.”

“Itulah tuntunan sunah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam untuk orang yang sedang sakit,” jelas Ustadz Adi Hidayat, dikutip dari akun Youtube Al Hujjah Channel Islam, Sabtu (22/8/2020).

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga mengajarkan doa yang dapat dibaca oleh mereka yang merasakan nyeri sambil memegang bagian pada tubuhnya yang dirasa sakit itu. Berikut doa yang dianjurkan berdasarkan riwayat Imam An-Nawawi, dikutip dari hadis riwayat Imam Muslim:

“Diriwayatkan kepada kami dalam Shahih Muslim rahimahullah, dari Utsman bin Abil Ash Radhiyallahu anhu bahwa ia mengadu kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam perihal penyakit yang dirasakan pada tubuhnya. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam lalu mengatakan kepadanya: Letakkan tanganmu pada bagian tubuhmu yang dirasa sakit. Bacalah tiga kali: Bismillah. Lalu bacalah tujuh kali: A’udzu billahi wa qudratihi min syarri ma ajidu wa uhadziru (Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan).” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, (Damaskus: Darul Mallah, 1971M/1391H), halaman 113–114).

Setelah berdoa memohon kesembuhan, sunahnya pergi ke dokter yang memiliki spesialisasi tertentu sesuai penyakit yang dirasa. Langkah ini guna mendapatkan obat yang mujarab atau obat yang telah diuji klinis dan terbukti bisa memberikan dampak baik kepada yang mengonsumsinya.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda bahwa tidaklah Allah Subhanahu wa ta’ala menurunkan penyakit kecuali ada obatnya:

مَا أَنْزَلَ اللهُ دَاءً إِلاَّ أَنْزَل لَهُ شِفَاءً

“Tidaklah Allah Ta’ala menurukan suatu penyakit, kecuali Allah Ta’ala juga menurunkan obatnya.” (HR Bukhari)

Itulah sunah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam untuk orang yang sedang sakit. Diawali berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala meminta diangkat penyakitnya serta memohon kebaikan. Kemudian ikhtiar pergi ke dokter yang sesuai untuk mendapatkan obat.

Wallahu a’lam bishawab.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here