Kasadar.com, Banda Aceh | Tastafi Banda Aceh dan Ormas Islam Aceh sepakat pihak manajemen hotel, GM, Bambang Pramusinto untuk mengadakan kajian bulanan di Kyriad Muraya, sebuah hotel berbintang 4 di simpang lima kota Banda Aceh, Rabu, 29 Juli 2020

Dalam pertemuan tersebut disepakati sejumlah hal dalam kerjasama pihak manajemen hotel terkait pelaksanaan syariat islam di perhotelan dan program wisata wisata halal.

“Acara singkat itu dihadiri langsung oleh GM Hotel, Bambang Pramusinto dan beberapa tokoh ormas islam; Abu Mukim Zainuddin Ubit, Tgk Umar Rafsanjani, Waled Bukhari dan Tgk Junaidi, ketum Laskar Aswaja Aceh” juga saya, terang Tgk Muhammad Balia selaku penghubung dan Humas Tastafi Banda Aceh.

Sebagai bentuk keseriusan kedua pihak sepakat membuat nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk terlaksananya acara dimaksud.

Bambang mengatakan, GM Kyriad Muraya, selama ini pengajian di hotel kami adakan sebulan sekali untuk internal hotel, dengan mengudang para da’i di kota Banda Aceh, hal ini sudah menjadi pengalaman saya ketika di pulau jawa, bukan hal yang baru.

Para pihak (Hemes Hotel – Tastafi ) juga sepakat sebelumnya mengadakan kajian bulanan di hotel Hermes Palace, GM Budi Syaiful. Dan telah berjalan dua bulan, sejak bulan juni lalu.

“Pengajian tetap mengikuti protokol medis, kajian bersifat tematik dan aktual. Adapun pemateri/muallim dari ulama dan cendiakiawan Aceh.” Terang Tgk Balia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here