Terkait Ledakan Sumur Minyak, Gubernur Perintahkan Dinas Terkait ke Lokasi

187

Kasadar.com, Banda Aceh | Untuk melakukan langkah-langkah penanganan maksimal, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, telah menginstruksikan dinas terkait untuk terjun langsung ke lokasi sumur minyak di Gampong Pasi Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, yang meledak dan menelan korban jiwa.

Penegasan tersebut disampaikan Irwandi Yusuf usai menyampaikan Laporan Kerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) tahun 2017 di ruang rapat paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Rabu (25/4/2018).

“Tiga orang Kadis sudah saya perintahkan sterjun langsung ke lokasi. Proses pemadaman masih terus dilakukan karena hingga saat ini api masih menyala. Mungkin perlu pengecoran dengan semen karena dengan air tidak bisa,” ujar Gubernur.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, yang turut mendampingi Gubernur menambahkan, saat ini Dinas Energi Sumber Daya Mineral terus berkoordinas dengan pihak Pertamina untuk membicarakan teknis pemadaman api di lokasi sumur yang meledak dan terbakar itu.

“Kadis ESDM sedang menuju ke lokasi dan terus berkoordinasi dengan pertamina untuk teknis pemadaman. Kadis Sosial juga sedang menuju kesana untuk memberikan bantuan bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh,” kata Nova.

Gubernur menambahkan, meskipun pengeboran yang dilakukan oleh warga di kawasan Aceh Timur merupakan pengeboran illegal, namun pemerintah tidak bisa serta merta menutup karena hal tersebut merupakan salah satu sumber ekonomi masyarakat di sana.

“Memang pengeboran illegal, aparat kepolisian juga mengetahui, tapi kalau kita ambil tindakan tegas dengan menutup, pengeboran ini juga salah satu mata pencaharian masyarakat di sana.”

“Bahwa kejadian ini bukan yang pertama, karena sebelumnya juga sudah pernah terjadi tapi tidak sedahsyat ini. Seperti saran dari anggota dewan tadi, perlu diberikan izin penambangan rakyat namun di awasi dan dibina oleh Pertamina dan Dinas ESDM,” tambah Gubernur.

Sedangkan untuk penangan sejumlah korban luka, Gubernur menjamin keseluruhannya akan dibantu, baik melalui Jaminan Kesehatan Aceh maupun BPJS Kesehatan.

Gubernur menegaskan, dirinya selaku Kepala Pemerintahan Aceh akan mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara pengeboran minyak illegal, baik yang berada di Aceh Timur maupun Bireuen, hingga ditemukan formula yang tepat terkait pengelolaan sumur-sumur minyak yang selama ini dikelola oleh masyarakat. [rilis]

BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.