Teuku Riefky Harsya Ajak Perteguh NKRI dengan Merawat Kebhinekaan

0
120
Romi syah putra, Se ( Ketua Umum KONI Aceh Barat Daya) saat memaparkan materi Pentingnya Menjaga Kesatuan dan Keutuhan Bangsa

Kasadar.com, Aceh Besar| Teuku Riefky Harsya mengajak masyarakat untuk perteguh NKRI dengan merawat kebhinekaan dalam acara webinar yang diselengarakan oleh kementrian komunikasi dan informasi di aula Hotel Madinatul Zahra, 30/06/2022.

acara yang selengarakan secara online dan offline tersebut turut dihadiri, Romi syahputra(Ketua KONI Aceh Barat Daya), Saiful Arief (Staf Ahli MPR RI).

“Kita jangan baper (terbawa perasaan-red), jangan mudah emosi, anda harus kepo sebelum share informasi, ingat jarimu macan tutulmu posting yang penting, bukan yang penting posting, tegas Teuku Riefky.

Lebih lanjut Teuku riefky menerangkan bahwa di era digital saat ini, internet bagai pisau bermata dua, di satu sisi bisa mempererat rasa persatuan, namun di sisi lain, internet bisa pula memecah belah kita sebagai satu bangsa, terutama bagi generasi muda jika tidak bijak dalam penggunaannya.

Oleh karena itu, Teuku Riefky mengajak semua generasi muda untuk memperteguh persatuan dan kesatuan. Menurutnya, kemerdekaan Negara Republik Indonesia diperoleh tidak mudah, namun melalui perjuangan yang heroik para pahlawan pejuang kemerdekaan.

“NKRI tidak lah turun dari langit, bukan pula tumbuh begitu saja dari bumi. Negeri ini merdeka penuh perjuangan yang heroik, dengan mengorbankan harta, benda, bahkan nyawa, dan darah.”ujar Wakil Ketua Komisi I DPRI

Menurutnya, negara ini bersatu karena kemerdekaan, karena itu harus dipertahankan, untuk mewujudkan tujuan negara yakni kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. NKRI ini harus dijaga dan dikelola untuk mewujudkan tujuannya. agar NKRI dapat abadi maka kesejahteraan yang berkeadilan harus dipacu.

Romi dalam materinya mengatakan saat ini aceh dalam kekhususannya, daerah yang manjalani syariat islam menjadi daerah yang sangat toleransi baik antar agama, suku, maupun kelompok lainnya.

“Walau Aceh dulu pernah dilanda konflik bekepanjangan, dilanda musibah tsunami, menjadi daerah yang pertama dan satu satu nya yang menerapkan syariat islam, tapi aceh tetap menjadi daerah yang tidak berkonflik karena perbedaan keyakinan dan perbedaan lainnya’. ungkap ketua KONI ABDYA tersebut.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here