Teuku Syahwal :Pendidikan Adalah Pelita Peradaban

407

Kasadar.com, Pidie| Bicaranya bersahaja ditambahi bumbu canda menjadikannya salah seorang sosok yang selalu mendapat perhatian ketika berada di podium dan ditengah keseharian masyarakat. Bang Syahwal, demikian pria 32 tahun itu biasa dipanggil.

Lahir dengan nama lengkap Teuku Syahwal di Puuk, Kecamatan Peukan Baro, Pidie 03 Desember 1985 silam. Merupakan mantan Sekretaris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sigli periode 2009 – 2010, Presiden Mahasiswa Unigha Sigli pada tahun 2009 – 2010, dan sekarang menjabat sebagai ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pidie untuk masa pengabdian 2017 – 2020 nanti.

Buntut dari aktivitas yang sangat sibuk pada dunia organisasi dan beragam kegiatan pengabdian masyarakat membuat dia mengecap pengalaman berharga dari pahit manisnya kehidupan. Namun demikian, dia juga tidak menyiakan kerja mulianya sebagai salah seorang dosen di kampus swasta Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli dan STIT Darussalamah Teupin Raya Kabupaten Pidie.

Dikenal sebagai sosok humanis dan santun, adalah kepribadian beliau dalam bersosialisasi dengan kawula masyarakat , aktivis hingga pejabat membuat namanya melekat dalam ingatan masyarakat.

Lahir dari keluarga sederhana, namun tak menyurutkan tekad dan semangatnya untuk mengenyam pendidikan, karena dalam keyakinannya pendidikan adalah pelita yang mampu menerangi gelapnya peradaban.

Pernah suatu ketika dalam sebuah forum diskusi, beliau mengatakan, jika ingin berubah bergeraklah dan jadilah insan yg tuli dgn kritikan negatif, pendidikan adalah cara terbaik terhadap cita-cita perubahan dan jangan menjadikan alasan ‘kurang’ sebagai batu penghambat tapi kita semua punya semangat atau motivasi sebagai batu pijakan untuk melompat menuju perubahan.

Pria yang berpostur tubuh lebih kurang 160 cm-an, memiliki kulit sawo matang ini sangat bersemangat dan konsen pada pengembangan dan pemerataan pendidikan terhadap generasi, memulai karier sebagai aktivis membuat dia begitu paham atas kebutuhan masyarakat strata sosial paling bawah, pendidikan dan kesejahteraan selalu menjadi masalah serius hingga sekarang.

Menjabat sebagai Koordinator Rumoeh Aspirasi serta pernah mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli Teuku Riefky Harsya (TRH, red) , anggota Dewan Perwakilan Rakyat – Republik Indonesia (DPR-RI) Fraksi Partai Demokrat Aceh yang juga fokus mengawal bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Pertanian, menjadikan relasi ini sebagai corong keberhasilan bagi dunia Pendidikan di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, seperti masih berjalannya program beasiswa yang diusulkan oleh TRH berkat usulan dan masukan dari pria yang humanis itu.

Jumlah penerima beasiswa usulan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Akhir di Pidie yang menerima bantuan beasiswa berjumlah, yaitu 3.934 siswa dengan dananya Rp 3,9 miliar dan untuk Pijay ada 1.800 siswa yang jumlah dananya Rp 1,8 miliar. Seperti yang pernah diberitakan oleh Serambi Indonesia.

Penyaluran beasiswa pendidikan Bidikmisi selama kurun waktu tahun 2016 hingga 2018 bagi mahasiswa kurang mampu mencapai 180 penerima di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya dan itu keberhasilan yang sangat apresiatif berkat komunikasi antara Teuku Syahwal dengan TRH sebagai perwakilan aspirasi masyarakat di Senayan.

Setelah lulus dari Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli pada Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Bahasa Inggris, Ayah dari Teuku Rizqi Al Fatih dan Cut Hilwa Salsabilla ini berhasil meraih pascasarjana pada program studi Administrasi Pendidikan dari almamater Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) 2013-2016 lalu.

Konsentrasi terus terpacu untuk mengabdikan dirinya pada kesejahteraan masyarakat hingga capaian demi capaian berhasil diraihnya dengan menerima penghargaan dari Lembaga Citra Prestasi Anak Bangsa di Jakarta sebagai kategori Indonesian Figure Executive and Professional Achievment Award pada tahun 2017.

Suami dari Nova Ernawati ini berikhtiar memantapkan langkahnya dalam pertarungan politik tahun 2019 mendatang dengan mendaftarkan sebagai Calon Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mewakili aspirasi masyarakat daerah pemilihan 2 (Pidie dan Pidie Jaya) dengan nomor urut pemilihan 8 (Delapan) dengan slogannya “Saban saree Tapuga Aceh sejahtera.” Semoga masyarakat memperkenankan dukungan dan doa restu untuk mengemban amanah di parlemen Aceh nantinya. Amin, sukses selalu untukmu Bang!.

BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here