Tradisi Khanduri Blang Di Gampong Jurong Pande

312

kasadar.com, Pidie I Salah satu tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini dalam masyarakat Aceh adalah “kenduri blang” atau “kenduri jak ublang” (kenduri turun sawah)

Tradisi ini sudah ada sejak dahulu dilakukan oleh masyarakat Aceh ketika musim turun ke sawah atau memasuki masa menanam padi untuk memohon doa demi keselamatan tanaman padi dari segala penyakit.

“Kenduri Blang ini adalah sebagai syukuran masyarakat Aceh kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki kepada petani, dan masyarakat juga memanjatkan doa kepada Allah, agar musim tanam lebih baik dari sebelumnya,”

Syukuran sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Aceh, setiap dimulai musim tanam padi di gampong-gampong (desa) di seluruh Aceh.

Zaman dahulu adat jak ublang atau turun ke sawah atau yang akrab disebut “kenduri jak blang” merupakan tradisi yang masih dilakukan oleh sekelompok komunitas petani di gampong-gampong (desa).

Salah satunya seperti prosesi adat dan budaya di kawasan gampong Jurong pande Kecamatan Glumpang Tiga kabupaten Pidie. Warga memasak bersama-sama di tempat khanduri blang, selanjutnya setelah berizikir mohon do’a agar musim panen mendatang mendapat hasil melimpah wargapun makan kenduri bersama dikawasan sawah, pada hari sabtu, 23 september 2017

Lazimnya sebelum kenduri dimakan bersama, Keuchik Gampong Jurong Pande Hendra memberikan petunjuk-petunjuk yang dibolehkan atau yang menjadi larangan (pantang blang) kepada masyarakat yang hadir.dan mengharapkan rasa kebersamaan ini selalu terjaga.

BAGIKAN

KOMENTAR FACEBOOK

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here