Kondisi mobil Toyota Avanza yang dikendarai oleh Tgk Suwarno setelah dirusak secara brutal oleh penghadang, ketika akan menghadiri acara Zikir Akbar di Kab Abdiya.

Kasadar.com – Blang Pidie | Beberapa unit mobil jamaah Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) yang akan menghadiri acara Zikir Akbar Ratéb Seribee & Pengkajian Tauhid Tasawuf, dihadang oleh sekelompok massa dan dilempari dengan batu, di Kecamatan Suak Setia, Minggu (20/09/20).

Insiden pelemparan batu dan pengrusakan mobil jamaah MPTT itu terjadi saat sekelompok orang yang melakukan aksi penolakan terhadap kegiatan MPTT, dengan melakukan pemblokiran jalan secara sepihak agar para peserta Zikir Akbar yang menuju ke lokasi acara di posko induk MPTT Tauhid Irfani, Blang Pidie, Kab  Aceh Barat Daya agar tidak bisa menuju tempat tujuan.

Warga Kecamatan Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan, Tgk Suwarno, salah satu jamaah MPTT mengendarai mobil Toyota Avanza yang dihadang oleh massa, melalui posel kepada pewarta Senin (21/09/20), menceritakan bahwa sekitar pukul 08:00 Wib lebih, dia bersama keluarga sedang menuju ke lokasi acara Zikir Akbar Ratéb Seribee & Pengkajian Tauhid Tasawuf yang bertempat di Posko MPTT Tauhid Irfani, Blang Pidie, Abdiya. Namun sebelum tiba di lokasi acara, masih melintas di jalan raya Kecamatan Suak Setia, mobilnya yang berlogo MPTT dilempari oleh batu oleh sekelompok massa.

“Kami kaget kali pas lewat di Kecamatan Suak, mobil kami dilempari dengan batu, terus mobil kami dihadang lagi oleh mereka ditengah jalan, terpaksa kami hentikan mobil, karena kami kuatir penghadang tertabrak oleh mobil kami, eh saat mobil kami berhenti, mobil kami malah makin rame orang yang menyerang, melempari dengan batu, ada juga yang memukul mobil kami dengan besi seukuran stang kereta, pokonya brutal kali lah,” katanya.

Akibat serangan tersebut, mobil yang dikendarai Suwarno mengalami penyok pada dinding mobil muka, depan, belakang, samping kiri dan kanan, Kaca depan belakang dan samping mobil juga pecah.

“Anak saya yang masih SMP tangannya terluka karena pecahan kaca, dan bahunya bengkak juga memar kena lemparan batu, setelah saya hitung ada 6 buah batu yang masuk kedalam mobil kami,” imbuh Suwarno lagi.

Saat dikomfirmasi Tgk Suwarno mengaku dirinya belum melaporkan hal ini kepada Polisi.

“Maleslah kita laporkan, jamaah MPTT yang sudah jadi korban pelemparan oleh massa juga belum mendapatkan keadilan sampe sekarang, biarlah ini kita serahkan pada Allah saja,” keluhnya pesimis.

Tonton Video: Brutal..! Ingin Menghadiri Zikir Akbar, Mobil Jamaah MPTT Dilempari Batu Oleh Penghadang

Hal serupa juga menimpa Tgk Sahudin jamaah MPTT yang berasal dari Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Dikofirmasi secara terpisah via ponsel, Tgk Sahudin menceritakan bahwa saat itu dirinya mengendarai mobil Toyota Vios, bersama keluarga sedang menuju lokasi acara Zikir Akbar & Pengkajian Tauhid Tasawuf.

“Kami kan gak tau mau ke lokasi acara itu, jadi kami niatnya mau bertanya ke warga yang kebetulan lagi ramai di jalan, yang kami kira sedang terjadi kecelakaan laka-lantas, terus kaca mobil saya buka, kebetulan ayah saya memakai peci putih yang berlogo MPTT, terus ada yang teriak, MPTT…! MPTT…! Yahudi…! Katanya, langsunglah batu berhamburan batu ke mobil kami dari depan dan belakang,” kata Tgk Sahudin.

“Saya niatnya mau tancap gas terus, karena yang menghadang di depan mobil ada anak-anak tiga orang, saya gak jadi tancap gas, takut nanti anak-anak itu tertabrak, saya tunggu kesempatan, begitu ada kesempatan, akhirnya saya banting stir mobil ke kiri, hingga lolos dari aksi massa,” tambahnya.

Toyota Vios yang dikendarai Tgk Sahudin mengalami keurasakan pada bemper, lampu samping depan pecah, kaca mobil bagian depan retak, dibagian bodi mobil terdapat penyok dan tergores.

Tak berbeda dengan Tgk Suwarno, saat kami hubungi, Tgk Sahudin juga belum melaporkan insiden ini kepada pihak kepolisian. (FJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here