Kasadar.com, Banda Aceh | Wakil ketua DPRK Banda Aceh melakukan sosialisasi qanun Banda Aceh nomor 1 tentang pengelolaan sampah, dan 5 nomor tahun 2017 tentang retribusi pelayanan sampah/kebersihan, ulee kareng 04 Februari 2020. Acara ini dibuka langsung oleh Isnaini Husda selaku Wakil ketua DPRK Banda Aceh.

Dalam sambutan nya isnaini mengatakan setiap hari kota banda aceh memproduksi lebih 250 ton sampah, yang di dominasi sampah rumah tangga, dan banyaknya masyarakat yang membuang sampah rumah tangga ini di sembarang tempat yang menjadi persoalan utama dari masalah sampah ini.

“Pentingnya kita melaksanakan sosialisasi qanun ini karena dalam qanun nomor 1 dan 5 kota banda aceh telah diatur tatacara restribusi dan tatakelola hingga denda yang melanggar” terang isnaini.

Kasi tekhnologi pengelolaan sampah dari DLHK3, Rosdiana menjelaskan di kota banda aceh telah membentuk Waste Colleting Point (WCP) atau sederhananya sistem pengelolaan sampah pada sumbernya secara mandiri.

Dinas lingkungan hidup, kebersihan dan keindahan kota Banda Aceh juga siap menerima pengaduan atau saran dari masyarakat baik secara langsung maupun melalui call canter DLHK3 08116788444, ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here