Wanita Prostitusi Online Dikembalikan ke Keluarga, Si ‘Papi’ Kena Pasal Ini

204
Sejumlah wanita muda yang diduga korban kasus prostitusi online dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Senin (23/10/2017).

Kasadar.com, Banda Aceh| Enam wanita yang terlibat dalam praktik prostitusi online di Banda Aceh, yang baru-baru ini dibekuk Polresta Banda Aceh, akan dikembalikan ke keluarga atau ke orang tua mereka masing-masing.

Mereka dikembalikan ke orang tua untuk dilakukan pembinaan dan akan membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Demikian disampaikan oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teuku Saladin SH dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Senin (23/10/2017).

“Kita akan panggil orang tua, untuk lakukan pembinaan, dan suruh buat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” kata Saladin.

Sedangkan AI, ‘papi’ atau germo dalam praktik pelcuran online tersebut dikenakan pasal 296 KUHP junto 506 KUHP dengan ancaman kurungan badan selama satu tahun empat bulan.

“UU ITE akan kita kenakan ke N tersangka yang belum kita tangkap, dia menggunakan instagram dalam melancarkan aksi. Sedangkan AI, menggunakan pesan seperti SMS dan juga WA,” pungkas Saladin.

Diberitakan sebelumnya, personel Satreskrim Polresta Banda Aceh menciduk AI, germo praktik prostitusi online, Minggu (22/10/2017) dini hari.Bersama AI, polisi juga mengamankan enam wanita yang terlibat dan menurut polisi adalah korban dari praktik prostitusi terselubung tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here